Postingan

Untuk Hidup

Gambar
   Sesuatu yang bernama Kehidupan.  Karya Alif Edi Irmawan "A Name Of Life" Instalation View , 2025. Sumber : Dokumentasi Pribadi.        Kehidupan adalah sesuatu yang tidak dapat diduga, manusia tak dapat menolak segala apa yang hadir dalam kehidupannya. Bahkan untuk hidup itu sendiri mereka tidak dapat mengatur atau memilih bagaimana cara manusia itu lahir dan hadir dalam dunia ini. Banyak orang mengatakan takdir manusia adalah mutlak dan tidak dapat di ganggu gugat.     Dalam kehidupan ini segalanya saling tumpang dan tindih secara organik maupun tidak organik. Semua bercampur menjadi satu membentuk sebuah harmoni kadang juga benada sumbang. Manusia dipaksa menikmatinya dengan segala cara. Lalu bagaimana jika rasa muak mulai menghampiri, seakan semua yang hadir seakan menghantam dan menghardik sebagaimana tukang bullying sedang menteror korban yang tidak punya daya dan upaya? bagaimanakah menyikapinya? diam atau bergerak melawan takdir itu...

Siklus : Harapan Untuk Akhir Yang Indah

Gambar
       Awal:Impresi dan Ingatan  Pameran tunggal Alif Edi irmawan "Awal: Impresi dan Ingatan". sumber: dokumentasi Tujujati Artspace.             Awal: Impresi dan Ingatan adalah sebuah tajuk pameran yang saya pilih untuk merepresentasikan segala pikiran yang ada di benak saya dalam menyikapi sebuah sketsa kehidupan yang dipertontonkan dihadapan saya. Segala yang nampak nyata serta tidak dibuat-buat yang seharusnya dapat kembali direpresentasikan kepada publik sebagai upaya memberi cerminan kepada publik, dalam hal ini dikhususkan kepada para apresiator yang bukan dari kalangan seni rupa saja.        Tantangannya adalah bagaimana saya harus mempresentasikannya menjadi suatu narasi yang utuh kepada khalayak umum. Akhirnya saya memilih untuk "bercerita" seperti yang dilakukan oleh nenek moyang terdahulu. Mereka tidak pernah bosan memberikan dongeng tentang perihal animisme dan dinamisme memberikan kesan besaha...

Sketsa dan Catatan Perjalanan

Gambar
  Sketsa dan Catatan Perjalanan Kegiatan bersketsa di atas kapal menuju Ketapang, Kalbar. 2021. sumber : dokumentasi pribadi. Saya beranggapan menjadi seorang yang memilih seni sebagai pilihan hidupnya merupakan hal yang menyenangkan jika  benar-benar menyadarinya. Terlebih ketika pandangan bagaimana keseniannya itu akan di apresiasi dan dalam jalur seni yang seperti apa? sudah ia ketahui. Bagi saya kesenian tak soal melulu arus besar yang memiliki hingar bingar itu, popularitas yang berdampak pada tingginya harga seni, serta lingkaran yang selalu mendukung agar terciptanya pasar yang selalu aman dan layak untuk si pelaku, bukan itu semua. saya mengklasifikasikan semua hal itu sebagai bonus atas apa yang sudah kita yakini dan kerjakan. Menurut saya seni lebih elegan jika menyatu dengan masyarakat awam dan umum. Hidup berdampingan serta saling mengedukasi perihal seni itu sendiri terhadap satu sama lainnya akan lebih bermakna. Kegiatan ber-sketsa adalah salah satu cara menged...

Trilogi Ke-ormasan yang maha esa

Gambar
  Alif Edi Irmawan, "Trilogi Ke-ormasan yang maha esa", 2020. Seri Trilogi Ke-ormasan yang maha esa Karya ini saya ciptakan untuk merespon keadaan sosial politik di Indonesia serta menjadi sub projek dalam projek Tambak Lorok. Indonesia negara dengan sistem politik Demokrasi ini memiliki banyak sekali partai politik yang tersebar disetiap propinsinya. Hal menariknya adalah di negara ini partai politik memiliki simpatisan atau pengikut yang sangat fanatik, terkadang karena kefanatikannya menjadikan kepentingan partai diatas segalanya dengan menghalalkan berbagai macam cara. Hal yang paling nampak adalah “Baju Partai” sebagai identitasnya. Di kampung Tambak Lorok sebenarnya partai politik tidak memiliki simpatisan yang tetap meskipun sering dikaitkan dengan partai berlambang Banteng karna kebetulan merupakan partai terbesar di kota Semarang. Di Tambak Lorok itu tidak berlaku, sehingga menjadikan lingkungan di daerah tersebut menjadi banyak warna, imbas dari berkibarnya bany...

Tambak Lorok Project

Gambar
Bersama Plt. Lurah Tanjung Mas, kota Semarang. Juni 2019. (Harits, Plt Lurah Tanjung Mas, Sekertaris Lurah, Alif) Projek Tambak Lorok adalah sebuah kegiatan yang saya lakukan selama 1 bulan (April-Juni 2019) bersama teman-teman BEM ISI Yogyakarta bersama SASENITALA bekerjasama dengan LPUBTN (Lembaga Pendamping Buruh Tani dan Nelayan) Keuskupan Agung Semarang. Kegiatan ini bertujuan memberdayakan masyarakat kampung Tambak Lorok, Kelurahan Tanjung Mas, kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang. poin poin yang dilakukan antara lain adalah: Memberikan Pelatihan Branding Produk UMKM Melatih Tari anak-anak kampung Tambak Lorok Melatih grup Musik anak-anak kampung Tambak Lorok Mengemas acara Sedekah Laut Kelurahan Semarang Utara Membantu mempersiapkan POKDARWIS Tanjung Mas ke tingkat provinsi  Dari kegiatan ini menghasilkan satu seri karya Realitas Kaum Marginal Urban yang berada dalam kawasan tersebut, saya beranggapan  Seni sebagai penyadaran sangat penting manfaatnya bagi masyarakat...